PROFIL PERUSAHAAN MEDIA PEMBAHARUAN RAKYAT

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 17 Oktober 2026

*Open House SRT 1 Sumedang, Tampilkan Kreativitas Siswa dan Fasilitas Sekolah Gratis Berasrama*





*SUMEDANG, [PEMBAHARUAN RAKYAT NEWS] –* Suasana meriah mengundang Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Sumedang di Desa Keboncau, Kecamatan Ujungjaya saat menggelar Open House pada Sabtu (17/10/2026) pagi.




Kegiatan Open House ini diadakan untuk memperkenalkan secara langsung kehidupan, proses belajar, dan fasilitas yang ada di SRT 1 Sumedang kepada masyarakat.



Acara semakin meriah dengan penampilan para siswa. Anak-anak menampilkan berbagai kreativitas, mulai dari tari-tarian tradisional, penampilan pencak silat, dan pertunjukan seni lainnya. Penampilan mereka mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan dari para orang tua dan warga yang hadir.






Puluhan orang tua, calon siswa, dan warga sekitar tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Selain menyaksikan penampilan siswa, mereka juga diajak berkeliling melihat ruang kelas, asrama, dan fasilitas sekolah lainnya.




Acara diawali dengan Berbagai pihak sekolah, dilanjutkan dengan penjelasan mengenai program Sekolah Rakyat sebagai sekolah gratis berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.


Pihak sekolah menjelaskan, seluruh kebutuhan siswa ditanggung oleh negara. Mulai dari seragam, makan, tempat tinggal di asrama, peralatan sekolah, hingga laptop disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya.



“Harapannya dengan Open House ini, masyarakat bisa melihat langsung bahwa di sini anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga dibina karakternya dan diberi ruang untuk menampilkan bakat mereka,” ujar perwakilan sekolah.


SRT 1 Sumedang sendiri merupakan salah satu Sekolah Rakyat pertama yang ada di Indonesia. Sekolah yang berada di kawasan Ujungjaya kini menampung ratusan siswa.


Dengan adanya penampilan tari dan pencak silat dari siswa, para orang tua mengaku bangga dan semakin yakin akan pelatihan yang diberikan di Sekolah Rakyat.


Kegiatan berlangsung sederhana, hangat, penuh keakraban, dan ditutup dengan foto bersama.






*Penulis berita pembaharuan berita rakyat*

Redaksi.

Jumat, 16 Oktober 2026

*Teduhnya Warung Tepi Sungai Cimanuk di Karyamukti Tomo, Jadi Oase Warga Sumedang di Tengah Terik*





*SUMEDANG PEMBAHARUAN RAKYAT NEWS* - Di tengah cuaca teriknya wilayah Tomo, Kabupaten Sumedang, terdapat sudut teduh yang menjadi tempat pengungsi warga. Deretan warung sederhana yang berdiri di bantaran Sungai Cimanuk, tepatnya di Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, menyuguhkan suasana berbeda: adem, tenang, dan merakyat.


Dari kejauhan, warung-warung berbahan kayu dan bambu itu tampak sederhana. Beratapkan seng dan terpal, beralaskan tanah yang teduh oleh rindangnya pohon-pohon besar. Namun justru itulah yang menjadi daya tarik utamanya. Di belakang warung, aliran Sungai Cimanuk mengalir pelan, menghadirkan suara gemericik udara yang menenangkan.



Pantauan di lokasi, Kamis (16/10), beberapa warung tampak buka melayani pengunjung. Ada yang menjual mie ayam bakso, kopi hitam, hingga gorengan dan minuman dingin. Pengendara yang melintas di jalur Tomo - Cirebon kerap mampir untuk sekadar melepas penat sambil menikmati semilir angin sungai.


"Enak di sini, adem. Kalau siang-siang panas, ngopi di sini sambil lihat sungai rasanya tenang," ujar seorang pengunjung yang enggan disebutkan namanya.


Keberadaan warung di Bantaran Sungai Cimanuk ini bukan hanya soal kuliner, tapi juga soal stimulus ekonomi warga lokal. Warung-warung tersebut dikelola langsung oleh masyarakat Desa Karyamukti. Di balik kelemahannya, ada harapan ekonomi keluarga yang menggantung.


Selain menjadi tempat istirahat, lokasi ini memiliki potensi wisata yang besar. Dengan pengaturan yang sedikit lebih baik dan dukungan dari pemerintah desa maupun Kabupaten Sumedang, kawasan bantaran Cimanuk di Karyamukti ini bisa menjadi destinasi wisata kuliner tepi sungai yang ikonik di Sumedang Timur.


Apalagi lokasinya yang mudah dijangkau, berada di pinggir jalan utama dan dikelilingi pepohonan rindang, membuat suasana begitu asri. Pada suatu hari, pantulan cahaya matahari di permukaan Sungai Cimanuk menambah keindahan tersendiri bagi siapa saja yang duduk di saung bambu warung tersebut.



Warga berharap, pemerintah tidak memandang warung-warung ini hanya sebagai bangunan liar di bantaran sungai, melainkan sebagai potensi ekonomi kreatif dan wisata berbasis masyarakat yang perlu dibina.


Jika dikelola dengan konsep wisata yang bersih, aman, dan tetap menjaga kelestarian sungai, bukan tidak mungkin Karyamukti akan dikenal sebagai kampung kuliner tepi Sungai Cimanuk.


*Dari Bantaran Sungai ke Warga*

Di tengah gempuran modernisasi kafe dan restoran mewah, warung tepi Sungai Cimanuk di Karyamukti ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan kadang-kadang menyebar duduk di tikar pandan, menyeruput kopi, dan mendengarkan aliran sungai



*Catatan Redaksi:* Foto ilustrasi warung tepi Sungai Cimanuk, Desa Karyamukti, Kec. Tomo, Kab. Sumedang.



Kamis, 15 Oktober 2026

*Misteri Makam Buyut Cikawung yang Naik ke Gunung di Perbatasan Sumedang-Indramayu*




*TERISI, INDRAMAYU -* Sebuah makam keramat di perbatasan Sumedang-Indramayu menyimpan kisah unik. Makam Buyut Cikawung di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, dipercaya warga makamnya naik sendiri ke atas gunung.


Lokasi makam berada di kawasan Wisata Alam Watu Bubut Ciwado, Dusun Ciwado. Peziarah harus melewati gapura hijau bertuliskan "Wilujeng Sumping di Makam Keramat Buyut Cikawung".


Secara sejarah, Buyut Cikawung diyakini sebagai tokoh pembabat alas di wilayah perbatasan Kerajaan Sumedang Larang pada zaman dahulu. Wilayah Cikawung - Cikamurang saat itu masih berupa hutan yang menjadi tapal batas.


Menurut cerita juru kunci, makamnya semula berada di bawah dekat Sungai Cikawung. Karena sering banjir, makam tersebut berpindah ke atas bukit di bawah pohon beringin besar. Dari sinilah muncul legenda makam naik gunung.


Di sekitar lokasi juga terdapat situs bersejarah lain seperti Batu Bubut sebagai patok batas Indramayu-Sumedang, Gua Sangkuriang, serta Sungai Pewadonan dan Pelanangan.


Saat ini kompleks makam telah memiliki cungkup dan beberapa makam tua di sekitarnya. Suasananya masih asri dikelilingi hutan bambu. Situs ini masih sering diziarahi warga, terutama menjelang hajat besar.


Meski memiliki potensi wisata religi dan sejarah, situs ini masih minim perawatan. Warga berharap pemerintah dapat melestarikannya sebagai cagar budaya bersama di perbatasan dua kabupaten.



*penulis berita Pembaharuan Rakyat News*

CASMITA.

Selasa, 13 Oktober 2026

*Revitalisasi SDN 4 Sukaslamet Kroya Indramayu Progres 80 Persen, Papan P2SP Belum Terpasang*



*KROYA, INDRAMAYU -* Proyek revitalisasi SD Negeri 4 Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, dengan nilai PKS Rp 1.301.656.751 progresnya telah mencapai 80 persen.


Kepastian tersebut disampaikan Pengawas Revitalisasi, *Agus Suwarjono*, saat dikonfirmasi, Senin (13/10/2026).


Minggu sekarang dah 80 persen Pak. Pasti aman dong, kan kita selalu dievaluasi fasil dari kementerian Pak, ujar Agus Suwarjono.


Sebagai bukti, Agus Suwarjono mengirimkan dokumentasi foto progres bangunan per 1 Oktober 2026 pukul 13:58 WIB yang berlokasi di Sukaslamet, Kec. Kroya, Kabupaten Indramayu.




Terkait papan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan Ketua atas nama Ismail yang belum terpasang di lokasi, Agus Suwarjono menyebut akan mengkomunikasikannya dengan pihak sekolah.


"Nanti saya komunikasi dengan pihak sekolah," katanya.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak SDN 4 Sukaslamet masih dalam upaya konfirmasi lanjutan.




*Penulis Berita Pembaharuan Rakyat*

CASMITA

Kamis, 08 Oktober 2026

*Gerakan Nyata LSM Cisiber DPC Sumedang: Sulap Sampah Jadi Rupiah Lewat Program Bank Sampah*



*SUMEDANG, PembaharuanRakyat* - Komitmen menjaga kebersihan lingkungan diwujudkan oleh Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Cirebon Siliwangi Bersatu (DPC LSM Cisiber) Kabupaten Sumedang melalui program Bank Sampah.


Program tersebut digagas dengan tujuan utama menjadikan Kabupaten Sumedang bersih dari sampah sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat.


Ketua DPC LSM Cisiber Kabupaten Sumedang, Ujang Junaya Sukma Wijaya, menjelaskan bahwa program Bank Sampah bukan sekedar gerakan bersih-bersih, melainkan bagian dari visi misi besar organisasi.


“Visi misi Cisiber itu jelas, kami benar-benar ingin memberdayakan masyarakat Sumedang dan membantu perekonomian masyarakat. Kami ingin Sumedang bersih dari sampah dan bagaimana caranya agar sampah itu sendiri bisa menjadi bahan usaha yang bernilai ekonomis,” ujar Ujang Junaya Sukma Wijaya kepada Pembaharuan Rakyat News, Rabu (10/8/2026).


Menurutnya, sampah jika dikelola dengan benar dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi warga. Konsep yang diterapkan adalah memilah, menimbang, menabung dan mengubah sampah menjadi tabungan.


Program ini pun sudah mulai berjalan dan direalisasikan oleh para anggota di lapangan. Salah satunya dilakukan oleh Seno, anggota DPC LSM Cisiber Sumedang yang telah aktif menjalankan pengelolaan Bank Sampah di wilayahnya.



"Pak Seno ini contoh nyata anggota kami yang sudah bergerak. Beliau membuktikan bahwa sampah bisa diolah dan bisa menjadi usaha. Ini yang akan terus kami kembangkan ke desa-desa lain," tambah Ujang.


Dengan adanya Bank Sampah Cisiber, diharapkan kesadaran masyarakat Sumedang terhadap pentingnya pengelolaan sampah semakin meningkat. Selain lingkungan menjadi bersih, masyarakat juga mendapat manfaat ekonomi secara langsung.



LSM Cisiber DPC Sumedang mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa hingga karang taruna untuk bersinergi menyukseskan program Sumedang Bebas Sampah.




*Penulis berita pembaharuan rakyat* 

IMAN.SURYAMAN

*LEGALITAS RESMI MEDIA PEMBAHARUAN RAKYAT*


Media *PEMBHARUAN RAKYAT NEWS* adalah media resmi yang berbadan hukum dan tunduk pada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.




Alamat Redaksi: Perum Pamoyanan Blok B3 No 7b Rt01 Rw 07,Desa sakurajaya, kecamatan ujungjaya,kabupaten Sumedang. 

Website: https//pembaharuanrakyatblogspot

Dengan ini dinyatakan media *PEMBHARUAN RAKYAT NEWS* telah terdaftar resmi sebagai perusahaan media di bawah PT WIJAYA KUSUMAH MAKMUR.

*Pa Seno Pejuang Limbah Ujungjaya: Ubah Sampah Jadi Ladang Usaha Warga*

*SUMEDANG, Berita Pembaharuan Rakyat -* Sosok pejuang lingkungan muncul di Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang. Ia adalah Pa Seno, pengepul limbah yang bertekad menjadikan Sumedang bersih dari sampah berserakan.


Di lokasi pengepulannya di Ujungjaya, Pa Seno setiap hari memilah limbah plastik, kardus dan botol bekas yang dikumpulkan dari warga Desa Ujungjaya dan sekitarnya.



“Saya ingin Sumedang bersih. Limbah yang berserakan ini kalau dikelola malah bisa jadi ladang usaha untuk masyarakat Ujungjaya,” ujar Pa Seno kepada Pembaharuan Rakyat, Kamis (09/10/2026).


Caranya sederhana, warga diminta pilah sampah dari rumah, kumpulkan sampah anorganik, lalu Pa Seno akan membeli. Ibu-ibu rumah tangga bisa mendapat tambahan Rp 20-50 ribu per minggu dari sampah dapur.



Pimred media pembaharuan rakyat, Endang Iskandar Permana S.Pd, mengapresiasi gerakan ini dan berharap DLH serta Diskominfo Sumedang bisa mendukung agar Ujungjaya menjadi percontohan kecamatan bebas sampah.


*penulis berita pembaharuan rakyat*

IMAN.SURYAMAN

*Open House SRT 1 Sumedang, Tampilkan Kreativitas Siswa dan Fasilitas Sekolah Gratis Berasrama*

*SUMEDANG, [PEMBAHARUAN RAKYAT NEWS] –* Suasana meriah mengundang Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Sumedang di Desa Keboncau, Kecamatan U...